JAMBI – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul ‘Ilmi Jambi sukses menggelar Seminar Parenting bagi calon wali siswa tingkat TK, SD, SMP, dan SMA pada tanggal 8-9 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para orang tua terkait pola pendidikan anak yang diterapkan di SIT Nurul ‘Ilmi.
Ketua panitia, Reni Yannur, S.Pd, menjelaskan bahwa seminar ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman orang tua mengenai pola pendidikan yang selaras antara rumah dan sekolah.
“Dengan adanya kegiatan ini, calon wali siswa mendapatkan gambaran terkait pola pendidikan anak yang diterapkan di SIT Nurul ‘Ilmi, sehingga dapat mengoptimalkan proses pembelajaran anak baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Mengingat jumlah calon wali siswa yang cukup banyak, yaitu lebih dari 3.000 orang, seminar ini dilaksanakan selama dua hari dengan format empat sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi, Ust. H. Muksis, M.Pd, pada sesi pagi, sementara sesi siang dibuka oleh pengurus yayasan lainnya, yaitu Ibu Lisa Nurtaufikiyah, S.PT, dan Ust. H. Samsu Alam, S.Ag.
Dalam seminar ini, SIT Nurul ‘Ilmi menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang parenting, yaitu Coach Multon Ackhrowi, S.H, seorang trainer nasional dalam bidang pengembangan diri, HR enthusiast, serta STIFIn Promoter, yang juga dikenal sebagai penyiar di Nuril Broadcaster. Selain itu, turut hadir Coach Ahmad Nopriansyah, S.Pd, yang merupakan Trainer PPSDM Yayasan Nurul ‘Ilmi sekaligus Kepala SMAIT Nurul ‘Ilmi.
Melalui seminar ini, panitia berharap para calon wali siswa memperoleh wawasan baru mengenai pola pendidikan anak di SIT Nurul ‘Ilmi.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, para orang tua dapat menyelaraskan pola pendidikan di rumah dengan sistem yang diterapkan di sekolah, sehingga proses pembelajaran anak menjadi lebih optimal,” tutup Reni Yannur.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan sinergis antara sekolah dan orang tua dapat terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih efektif bagi perkembangan anak.
